Ekspansi industri kendaraan listrik (EV) BYD di Asia Tenggara semakin terlihat setelah pabriknya di Rayong, Thailand, mencapai produksi 70.000 unit pada 27 November 2025. Model Sealion 6 menjadi kendaraan ke-70.000 yang keluar dari jalur produksi, menandai percepatan signifikan sejak fasilitas tersebut mulai beroperasi pada Juli 2024.
Pabrik seluas hampir 960.000 m² itu dirancang dengan kapasitas 150.000 unit per tahun dan saat ini berfungsi sebagai pusat produksi sekaligus hub ekspor ke Eropa dan Asia Pasifik. Batch ekspor perdana BYD Dolphin ke Eropa telah dikirim pada Agustus lalu, mempertegas posisi Thailand sebagai bagian penting dari rantai suplai global BYD. Lebih dari 92% tenaga kerja di fasilitas ini merupakan warga Thailand, menunjukkan model industrialisasi yang berorientasi pada transfer teknologi dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Capaian ini muncul pada saat kinerja global BYD terus meningkat. Pada November, perusahaan membukukan 480.186 unit penjualan NEV dan 131.935 unit ekspor, angka tertinggi sepanjang tahun dengan pertumbuhan ekspor lebih dari 325 persen secara tahunan. Keikutsertaan BYD dalam Thailand International Motor Expo ke-42 turut memperkuat eksposur regional melalui line-up yang mencakup Yuan Plus, Dolphin, Seal, Sealion 06 DM-i, Sealion 07 EV, Denza D9, hingga Fang Cheng Bao Bao5.
Indonesia Menyusul: Pabrik Subang 90 Persen Selesai
Sebagai konteks kawasan, Indonesia juga tengah memperkuat kapasitas industri EV melalui pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 4 Desember 2025 mengumumkan pembangunan fasilitas senilai Rp 11,2 triliun itu telah mencapai 90 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2026.
Berlokasi di Subang Smartpolitan seluas 126 hektare, pabrik ini juga dirancang dengan kapasitas 150.000 unit per tahun. Tahap akhir pembangunan telah melewati audit BKPM dan kini dalam masa koordinasi intensif dengan Kementerian Perindustrian. Menurut Luther T. Panjaitan, Head of Marketing, PR & Government Relations BYD Motor Indonesia, kehadiran fasilitas manufaktur lokal akan memberikan kepastian lebih besar terkait suplai komponen serta infrastruktur purnajual.
Eksistensi BYD dan Denza di Indonesia via Haka Auto
Di Indonesia, perjalanan pesat BYD dan juga merek premium Denza hadir dan dapat ditemui oleh konsumen melalui outlet-outlet dari Haka Auto sebagai grup mega dealer resmi. Sebagai upaya untuk memperluas jangkauan pelayanan ke konsumen dalam menghadirkan kendaraan listrik berkualitas tinggi, saat ini Haka Auto mengelola dua outlet DENZA dan sebelas outlet BYD di berbagai kota besar.
Menyusul di beberapa kota besar lain di Indonesia dalam waktu dekat akan diresmikan pula:
Untuk informasi lebih lanjut, publik dapat menghubungi Haka Auto Care di nomor: 0811-8888-8234.
We're here for you
BYD Haka Pejaten